Layanan :

email : info@mbamaljariyah.com

Wa : 0813 1125 5600

Daftar Nomer Rekening

  • By operator
  • (0) comments
  • June 13, 2026

Kisah kesulitan Mahasiswi ITB membayar UKT

Assalamualaikum,

Para Donatur/Muhsinin MBAja! dimanapun berada, berikut sebuah kisah tentang persoalan yang dihadapi oleh para mahasiswa/i dari kalangan tidak mampu tapi tidak memenuhi syarat mendapatkan bidik Misi atau KIP Kuliah. Dalam tulisan ini, kejadian ini dialami oleh Raissa Regina (mhsi Sains & Teknologi Farmasi ITB atau STF-ITB), mungkin hal ini banyak juga dialami oleh mahasiswa/i lainnya di seluruh Indonesia. Raisa dikenakan UKT (mandiri) sebesar Rp 12,5 jt  per semester, Raissa menunggak UKT untuk 2 semester karena ayahnya hanya pegawai pemerintah dengan gaji yang minim. Raissa hanya mampu membayar Rp 6 jt dari tunggakan Rp 25 jt (2 semester). Alhamdulillah atas bantuan IOM GPC dan kemudian di genapi oleh anggota Minang Bandung (Rp 7.65 jt), tunggakan UKT Raissa untuk 2 semester akhirnya bisa di lunasi. Terima Kasih kepada para Donatur dan semoga Allah berkahi.

Mungkin kejadian ini perlu menjadi pemikiran bersama bagi calon mahasiwa, orang tua, PTN (khususnya ITB yang menetapkan biaya UKT) serta donatur, agar ada solusi bersama yang sustaianable, bagi anak yang dari keluarga tidak mampu agar bisa kuliah di kampus seperti ITB atau PTN lainnya.

 

Berikut di bawah ini adalah essai dari Raissa kepada para donatur.

Bekasi, 15 Feb 2025

Redaktur MBAja!

 

Yang terhormat Tim Donatur,

Perkenalkan nama saya Raissa Regina, mahasiswa Sains dan Teknologi Farmasi (STF) di Institut Teknologi Bandung. Saat ini, saya berada di semester 2 dan menghadapi kesulitan finansial yang dapat menghambat keberlanjutan studi saya. Oleh karena itu, melalui esai ini, saya ingin mengajukan permohonan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) agar saya dapat terus melanjutkan pendidikan saya.

Saya berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang terbatas. Ayah saya merupakan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal. Ayah saya menetap di Jakarta dengan kondisi menumpang di rumah saudara. Beliau berpenghasilan Rp. 4.049.326 (setelah dipotong BPJS) untuk setiap bulannya. Sejak bulan Januari 2025 hingga bulan Maret atau April 2025, gaji ayah saya masih dalam kondisi ditangguhkan. Sementara itu, Ibu saya berjualan isi ulang pulsa dan voucher paket data di kampung. Namun akhir-akhir ini terjadi penurunan penjualan yang cukup besar, mengakibatkan pendapatan Ibu saya menurun sebesar kurang lebih 50% yaitu menjadi Rp 2.000.000/ bulan. Hal tersebut dikarenakan turunnya daya beli dan minat masyarakat ke kedai seluler, saat ini masyarakat lebih tertarik untuk membeli pulsa ataupun paket data melalui online karena dianggap lebih praktis, contohnya berupa e-wallet ataupun m-banking. Hal ini berdampak besar terhadap kemampuan keluarga saya dalam memenuhi kebutuhan biaya pendidikan saya. Selain itu, orang tua saya juga harus menanggung biaya hidup sehari-hari serta kebutuhan saudara saya yang masih bersekolah. Dengan keterbatasan pendapatan saat ini, kondisi finansial keluarga kami menjadi semakin sulit.

Pada awal semester 1 saya sudah mengajukan permohonan keringan UKT pada pihak kampus. Namun sayangnya permohonan itu ditolak atau tidak diterima. Sehingga untuk melunasi tagihan UKT pada semester 1 keluarga besar saya berpatungan untuk membayarnya. Saya juga telah mencoba mengajukan beasiswa lain, tetapi belum berhasil mendapatkannya. Dengan rendah hati, saya memohon keringanan biaya UKT agar saya dapat tetap fokus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. Saya sangat menghargai segala bentuk bantuan yang diberikan dan berjanji akan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Semoga kebaikan para donatur dibalas dengan keberkahan yang berlimpah. Terima kasih atas perhatian dan kesempatannya.

Hormat saya,
Raissa Regina

Share This :
operator

previous post next post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

contact info

Rekening Donasi

Rek YMBI, Bank Mandiri a.n Hendry Harmen, No Rek : 10 1000 779 4447

© 2025 Mb Amal Jariyah All Rights Reserved